Salwa, Emma dan Dilla adalah teman sekelas. Mereka mempunyai hobi yang sama yaitu membaca buku petualangan detektif dan mereka sepakat untuk membentuk kelompok detektif cilik dengan nama tiga cewek detektif.

Kali ini mereka sedang berusaha mengungkapkan misteri. Teman-teman di lingkungan perumahan Emma sedang ramai membicarakan tentang bunyi lonceng yang sering terdengar di malam hari, tapi setiap ada yang mencari asal suaranya, lonceng tersebut terlihat melayang-layang dan pergi menjauh. Lonceng itu datang dengan di iringi dua titik cahaya. Salwa, Emma dan Dilla menamakan misteri ini dengan misteri hantu lonceng.


Malam ini malam minggu, Salwa, Emma dan Dilla menginap di rumah Emma. Mereka sudah meminta ijin pada orang tua masing-masing. Meski takut, ketiganya sepakat untuk memecahkan misteri hantu lonceng yang meresahkan teman-teman mereka.

Salwa, Emma dan Dilla tengah duduk bertiga di kamar Emma. Mereka gugup karena menunggu datangnya hantu lonceng. Mereka telah menyiapkan senter, tali dan tongkat pemukul untuk berjaga-jaga jika hantu lonceng menyerang mereka. Malam semakin larut, Salwa, Emma dan Dilla menenangkan diri dengan membaca buku-buku detektif favorit mereka.

Tiba-tiba, krincing...krincing...krincing... terdengar suara lonceng mendekat ke arah jendela. Salwa, Emma dan Dilla terdiam kaget dan takut. Mereka berusaha memberanikan diri. Perlahan-lahan mereka mengambil senter, tali dan tokat pemukul dan pelan-pelan membuka jendela.
”Hitungan ketiga kita sorotkan senter!” bisik Salwa pada Emma dan Dilla. Emma dan Dilla mengangguk setuju.
”Satu, dua, tiga.” bisik Salwa. Mereka bertiga serentak mengarahkan senter pada lonceng yang terlihat diam.

Salwa, Emma dan Dilla diam tertegun, tapi beberapa saat kemudian mereka tertawa. Ternyata bunyi lonceng yang selama ini ditakuti orang-orang adalah seekor kucing berbulu hitam yang memakai kalung lonceng. Bulunya yang hitam menyebabkan kucing tersebut tidak terlihat dalam gelap sehingga yang tampak hanya kalungnya yang bersinar dan melayang-layang, sedangkan dua cahaya yang mengikuti lonceng adalah sepasang mata kucing yang bersinar dalam gelap. Salwa. Emma dan Dilla lega karena telah memecahkan misteri hantu lonceng.

Cerita oleh : Dongengku

Post a Comment